Jam 5 tepat

Dingin,
Ya, masih terasa dingin ini ditulang,

Rasanya sulit sekali,
Melepasmu dari bayang-bayang mimpi semalam,

Senyummu,
Hati ini,
Wajahmu,
Rindu ini,
Cintamu,
Kesendirian ini,

Mawar mekar dipadang asmara,
Tapi mimpi,

Ya,
Hanya dengan mimpi aku mencintai
Kau teramat suci,
Dan aku,
Pembual yang tak berarti.

Jakarta, 19 juli 2016

Komentar

  1. Halah.... iki..
    wes wayahe Bal bal....
    Nggek ndang kawin bray

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akumah apa atuh. Haha.
      Piye anakmu mas? Arep dadi pujangga juga, kya bapake? Wkaka

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

33 Rahasia Ayah yang Harus Kita Ketahui

Mahira dan Sayangnya Bunda