Adab dan Peradaban

Berasal dari bahasa arab yaitu “adab” yang berarti akhlak atau kesopanan dan kehalusan budi pekerti. Norma tentang adab ini digunakan dalam pergaulan antarmanusia, antartetangga, dan antarkaum. Manusia yang beradab adalah manusia yang memiliki kesopanan dan berbudi pekerti, juga berarti bahwa orang itu mengetahui aturan tentang adab atau sopan santun yang ditentukan dalam lingkungan sekitarnya.

Sedangkan peradaban dalam bahasa Inggris disebut Civilization. Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan.  Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi. Dengan batasan-batasan pengertian di atas maka istilah peradaban sering dipakai untuk hasil-hasil kebudayaan seperti: kesenian, ilmu pengetahuan dan teknologi, adat sopan santun serta pergaulan. Selain itu juga kepandaian menulis, organisasi bernegara serta masyarakat kota yang maju dan kompleks.

Suatu kelompok masyarkat (negara contohnya) dapat dinilai peradabannya dengan melakukan beberapa pendekatan, yaitu dari organisasi sosial yang berkembang, kebudayaan, cara berkehidupan rakyatnya, termasuk system IPTEK dan pemerintahannya.
 
Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh faktor:
1.         Pendidikan
2.         Kemajuan teknologi dan Ilmu pengetahuan.

Peradaban juga tidak dapat dinilai hanya berupa perkembangan teknologi, seni dan budaya saja. Peradaban yang terpenting adalah perkembangan dalam bidang moral. Wujud Peradaban Moral adalah :
1.         Nilai-nilai dalam masyarakat dalam hubungannya dengan kesusilaan.
2.         Norma : aturan, ukuran, atau pedoman yang dipergunakan dalam menentukan sesuatu benar atau salah, baik atau buruk.
3.    Etika : nilai-nilai dan norma moral tentang apa yang baik dan buruk yang menjadi pegangan dalam megatur tingkah laku manusia. Bisa juga diartikan sebagai etiket, sopan santun. 
4.    Estetika : berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam keindahan, mencakup kesatuan (unity), keselarasan (balance), dan kebalikan (contrast).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jam 5 tepat

33 Rahasia Ayah yang Harus Kita Ketahui

Mahira dan Sayangnya Bunda